Google Minta Pengguna Android Hapus 4 Aplikasi Ini, Berbahaya!

Meskipun regulasi Google sudah ketat dalam menghadirkan aplikasi di Playstore, tampaknya para pakar dan peneliti keamanan siber semakin sering menemukan aplikasi jahat. Konsultan Pradeo menemukan aplikasi jenis fleeceware atau dikenal Joker yang telah menghilang dari Playstore.

Fleeceware merupakan jenis aplikasi seluler malware dengan biaya berlangganan yang berlebihan dan tersembunyi. Jika dari daftar ini Anda sudah terlanjur memasang segeralah hapus:

1.Smart SMS Messages (50.000+)

2.Blood Pressure Monitor (10.000+)

3.Voice Languages Translator (10.000+)

4.Quick Text SMS (10.000+).

Secara keseluruhan lebih dari 10 ribu pengguna Android diperkirakan dalam bahaya. Seperti yang mungkin diketahui oleh banyak dari Anda para penggemar keamanan seluler, Joker sama sekali bukan ancaman baru yang bersembunyi di bayang-bayang Playstore selama beberapa tahun.

Dilansir Phone Arena, secara diam-diam, aplikasi membuat pengguna berlangganan ke layanan premium palsu tanpa persetujuan mereka atau sepengetahuan mereka. Perlahan-lahan rekening bank pengguna mulai terkuras.

Selain menghapus empat aplikasi berbahaya yang disebutkan di atas dari ponsel atau tablet Android Anda, hal pertama yang harus Anda lakukan ketika terancam adalah memeriksa laporan bank Anda. Periksa setiap pembayaran dan ubah perizinan login agar lebih aman.

Kemudian Anda bisa memeriksa daftar judul aplikasi yang diinstal dari waktu ke waktu. Coba ingat apakah Anda benar-benar mengunduh semuanya sambil bertanya apakah Anda membutuhkannya. Periksa kembali aplikasi tersebut apakah aman atau tidak.

Bentuk Nyata Dukungan Umat Islam Atasi Perubahan Iklim, Aplikasi Green Hajj Resmi Meluncur

Melalui acara yang diselenggarakan secara hybrid, Ummah for Earth dan Greenpeace Indonesia resmi meluncurkan aplikasi Green Hajj Disebutkan bahwa aplikasi Green Hajj hadir sebagai bentuk nyata dukungan umat Islam dalam upaya mengatasi perubahan iklim.

Baca Juga :   Pemerintah Siapkan Aplikasi Super untuk Layanan Publik Terpadu

Sebelumnya Ummah for Earth telah merilis Green Hajj dalam bahasa Inggris dan Arab, kini aplikasi tersebut juga diluncurkan dalam bahasa Indonesia.

Untuk diketahui aplikasi Green Hajj sudah dapat diunduh gratis di App Store, dan dapat digunakan oleh individu maupun agen travel sebagai langkah menumbuhkan kesadaran bahwa haji dan umrah dapat menjadi ibadah yang mengintegrasikan dampak positif bagi lingkungan, sesama makhluk hidup, serta kehidupan di bumi dengan peduli pada perubahan iklim.

“Green Hajj merupakan aplikasi yang memuat bacaan dan doa serta panduan praktis dalam melakukan ibadah haji dan umrah. Pengguna juga bisa mendapatkan berbagai petunjuk ibadah dengan mengedepankan kelestarian lingkungan,” ujar Tata Mustasya, Juru kampanye Iklim dan Energi Greenpeace Indonesia.

Dalam applikasi tersebut terdapat petunjuk mengenai ibadah haji dan umrah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan seperti penggunaan air dan energi yang efisien, pengurangan sampah khususnya sampah plastik, dan penggunaan transportasi publik.

Seperti halnya ketika membeli produk seperti makanan dan minuman, periksa kembali labelnya apakah produk tersebut ramah terhadap lingkungan, bebas kemasan atau tidak menggunakan bahan plastik.

“Beberapa produk kini sudah dilengkapi dengan logo fair trade atau perdagangan adil yang berarti produk tersebut memenuhi beberapa standar perdagangan adil, misalnya perlakukan pekerja yang adil, termasuk soal upah dan kondisi kerja. Logo serupa termasuk: IMO Fair for Life (sertifikasi fair trade untuk pertanian), Domestic Fair Trade Federation (standar fair trade di Amerika Serikat dan Kanada untuk pertanian), dll,” jelas Tata.

Untuk transportasi sendiri seperti saat memilih maskapai penerbangan sebaiknya cari informasi apakah maskapai tersebut mempunyai dana pemulihan ramah lingkungan, kredit karbon (yang digunakan untuk program-program berkelanjutan) atau kebijakan pengurangan emisi.

Baca Juga :   Pengaturan Android yang Berguna, Ayo Coba!

 

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.