TikTok Hadirkan Fitur Auto-Caption, Mirip Subtitle YouTube

Aplikasi TikTok menghadirkan fitur baru bernama auto-caption. Fitur penerjemah ini dapat membantu penggunanya bisa memahami video beda bahasa ke bahasa sehari-harinya dengan lebih mudah.

Dikutip dari blog TikTok, fitur auto-caption ini tersedia dalam bahasa Inggris, Portugis, Jerman, Italia, Korea, Mandarin, Spanyol, Turki, dan Indonesia. Auto-caption sebagai fitur penerjemah ini mirip dengan fitur subtitle yang ada di YouTube. Namun, hal yang membedakannya, tentu fitur auto-caption ini bisa digunakan oleh pengguna TikTok di video vertikalnya.

Selain fitur “auto-caption” untuk perbincangan yang bersifat audio, fitur ini juga ternyata dapat menerjemahkan tulisan dari sebuah tayangan video berupa “sticker text” menjadi sesuai dengan bahasa yang digunakan oleh penggunanya.

TikTok menjelaskan, kehadiran fitur baru ini menjadi solusi terjemahan yang mudah, sehingga dapat membantu mengatasi hambatan bahasa dan mendekatkan orang melalui hiburan bersama.

“Melalui upaya ini, konten global akan menjadi lebih mudah diakses terlepas dari bahasa yang pengguna gunakan dan di mana mereka berada. Kami sedang dalam tahap awal meluncurkan alat ini, yang saat ini baru tersedia di video tertentu,” jelas TikTok.

Fitur auto-caption sendiri saat ini masih dalam peluncuran tahap awal dan diharapkan bisa muncul di lebih banyak negara pengguna TikTok lainnya.

Sebelumnya, pada tahun 2021 TikTok juga sudah merilis fitur “transcribe” yang memungkinkan pengguna memiliki captions untuk videonya secara otomatis, sehingga videonya bisa menjangkau lebih banyak penonton.

Saat ini, fitur serupa tersebut berkembang dengan lebih pesat dan membuat akses lebih mudah bagi banyak orang dari latar belakang yang berbeda.

Aplikasi TikTok sendiri dalam beberapa tahun terakhir telah menciptakan berbagai tren yang populer dan terkenal hanya dalam waktu instan. Bahkan, pengguna TikTok pun terus berkembang pesat.

Berbagai fitur baru terus dihadirkan oleh aplikasi video yang satu ini. Sebagai strategi untuk meraih lebih banyak pengguna, sebelumnya TikTok juga telah menambah opsi durasi video mereka menjadi 10 menit.

Dikutip dari Business of Apps, pengguna aktif bulanan TikTok sudah mencapai 1,39 miliar di seluruh dunia hingga kuartal I 2022. Jumlah ini melonjak hingga 72,17% dibanding tahun lalu. Di mana, pada kuartal I 2021 jumlah pengguna aktif bulanannya masih 812 juta. Secara global peningkatan pengguna aplikasi ini berlangsung sejak awal 2020 hingga awal 2022.

 

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.