Teknologi Diagnostik Kian Canggih, Dokter Spesialis Nuklir Kenalkan Molecular Imaging PET/CT

Teknoadvisor

Teknologi Diagnostik Canggih PET/CT Total-Body Hadir di Indonesia

Perkembangan teknologi di bidang kesehatan terus membawa perubahan besar dalam cara dokter mendeteksi penyakit. Kini, berbagai rumah sakit mulai memanfaatkan teknologi diagnostik modern yang mampu memberikan hasil pemeriksaan lebih presisi serta mendukung pendekatan pengobatan yang lebih personal bagi pasien.

Salah satu inovasi yang mulai diterapkan adalah molecular imaging atau pencitraan molekuler. Teknologi ini memungkinkan tenaga medis melihat aktivitas biologis di dalam tubuh secara lebih detail sehingga diagnosis dapat dilakukan dengan lebih akurat.

Di Indonesia, RS EMC Grha Kedoya memperkenalkan sistem Biograph Vision Quadra PET/CT, sebuah teknologi Positron Emission Tomography/Computed Tomography (PET/CT) total-body yang disebut sebagai salah satu yang paling canggih dan pertama di kawasan Asia.

Teknologi PET/CT sendiri merupakan metode dalam kedokteran nuklir yang menggabungkan dua sistem pemindaian, yaitu PET dan CT scan. Kombinasi ini memungkinkan dokter mendapatkan gambaran tubuh yang lebih jelas dengan waktu pemeriksaan yang lebih cepat serta paparan radiasi yang lebih rendah dibandingkan teknologi sebelumnya.


Kolaborasi Internasional untuk Pengembangan Teknologi Diagnostik

Untuk mendukung pemanfaatan teknologi ini, RS EMC Grha Kedoya mengadakan kegiatan workshop dan seminar ilmiah pada 10 Maret 2026. Dalam acara tersebut, rumah sakit menghadirkan dokter spesialis kedokteran nuklir dari University Medical Center Groningen (UMCG), Belanda, yaitu Klaas Pieter Koopmans.

Kegiatan ini mempertemukan berbagai tenaga medis, mulai dari dokter spesialis kedokteran nuklir, radiolog, hingga onkolog. Mereka berdiskusi mengenai penerapan teknologi PET/CT dalam praktik klinis modern serta bertukar pengalaman terkait penanganan berbagai kasus medis.

Selama kunjungannya, Koopmans juga terlibat dalam diskusi kasus klinis serta sesi pembacaan hasil pemindaian PET/CT secara langsung. Selain itu, seminar juga membahas berbagai aplikasi teknologi ini dalam bidang onkologi, kardiologi, neurologi, hingga penyakit infeksi dan inflamasi.

Program ini diharapkan dapat memperkuat penggunaan molecular imaging dalam layanan kesehatan serta meningkatkan sistem rujukan pasien di Indonesia.


Membantu Deteksi dan Penentuan Stadium Kanker Lebih Akurat

Hadirnya sistem Biograph Vision Quadra PET/CT menjadi salah satu pencapaian penting dalam pengembangan teknologi diagnostik di Indonesia. Perangkat ini memiliki sensitivitas tinggi dan mampu menangkap informasi molekuler secara menyeluruh di seluruh tubuh secara bersamaan.

Teknologi tersebut memungkinkan proses pemindaian dilakukan dalam waktu sangat singkat, sekitar empat menit, dengan tingkat akurasi yang tinggi. Selain itu, dosis radiasi yang digunakan juga lebih rendah, bahkan hingga sekitar 50 persen dibandingkan dengan teknologi PET/CT generasi sebelumnya.

Dengan kemampuan tersebut, dokter dapat mendeteksi penyakit lebih dini, menentukan stadium kanker secara lebih presisi, serta memantau efektivitas terapi pasien dengan lebih baik.

Direktur RS EMC Grha Kedoya, dr. Henry Andrean, menyampaikan bahwa kehadiran teknologi ini menjadi langkah penting dalam pengembangan layanan molecular imaging di Indonesia.

Menurutnya, kombinasi antara teknologi medis modern, kolaborasi dengan ahli internasional, serta peningkatan kompetensi tenaga medis diharapkan mampu meningkatkan kualitas diagnosis sekaligus memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.


Dorong Pemanfaatan Maksimal Teknologi Medis

Presiden Direktur Siemens Healthineers Indonesia, Alfred Fahringer, juga menegaskan komitmen perusahaannya dalam mendukung peningkatan layanan kesehatan melalui inovasi teknologi medis.

Selain menghadirkan perangkat canggih, Siemens Healthineers juga berupaya membantu tenaga kesehatan melalui berbagai program pelatihan, workshop, serta kegiatan pertukaran ilmu pengetahuan.

Melalui pendekatan tersebut, para klinisi diharapkan mampu memanfaatkan teknologi diagnostik modern secara optimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh pasien.

Workshop dan seminar yang digelar juga menjadi wadah diskusi multidisiplin bagi para dokter dan tenaga kesehatan untuk mengeksplorasi berbagai potensi penggunaan PET/CT dalam berbagai bidang medis.


Pentingnya Pertukaran Pengetahuan Global

Dalam presentasinya, Klaas Pieter Koopmans menekankan bahwa kolaborasi internasional sangat penting dalam mempercepat penerapan teknologi diagnostik modern di berbagai negara.

Ia menilai langkah rumah sakit di Indonesia yang mulai mengintegrasikan teknologi canggih seperti Biograph Vision Quadra merupakan perkembangan positif dalam dunia kesehatan.

Menurutnya, kombinasi antara inovasi teknologi, kerja sama lintas disiplin, serta pendidikan medis yang berkelanjutan dapat meningkatkan akurasi diagnosis sekaligus memperbaiki hasil pengobatan bagi pasien.

Melalui kerja sama antara RS EMC Grha Kedoya dan Siemens Healthineers Indonesia, diharapkan akses terhadap teknologi diagnostik canggih di Indonesia semakin luas. Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas layanan kesehatan nasional melalui inovasi, penelitian, serta pengembangan kompetensi tenaga medis.

Tentang Admin 001

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *