Rekomendasi Saham Hari ini, Ada BRI dan BCA

Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah 4,38 poin atau 0,07 persen ke posisi 6.665,55. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 1,25 poin atau 0,13 persen ke posisi 951,38.

CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memperkirakan indeks saham berada pada 6.504 hingga 6.672 hari ini. Pergerakan IHSG menjelang all time high sepanjang masa merupakan pencapaian yang spektakuler di tengah perlambatan ekonomi yang masih berlangsung.

“Namun risiko terhadap potensi terjadinya koreksi jangka pendek tetap perlu diwaspadai,” kata William dalam riset harian, Jakarta.

Mengingat capital inflow yang belum terlihat melaju secara signifikan ke dalam pasar modal serta mengingat harga komoditas yang berpeluang terkoreksi “Hari ini IHSG masih berpotensi bergerak menguat terbatas,” kata William.

Rekomendasi Saham

Dalam perdagangan hari ini ada beberapa saham pilihan analis. Di antaranya adalah sebagai berikut:

– BBCA

– ITMG

– ICBP

– AKRA

– BBRI

– INDF

-SMRA

Simak, Ini Perbedaan Lengkap Binary Option dan Saham

Binary option ramai menjadi sorotan pada awal tahun ini di media sosial hingga kalangan trader. Binary option tersebut juga menjadi perhatian salah satu investor pasar modal Rivan Kurniawan. Dia menegaskan, binary option bukan investasi dan trading.

Menurutnya, binary option mengarah ke judi. Binary option diambil dari kata biner yaitu nol dan satu, dan option yang artinya pilihan. Dia menyampaikan, dengan demikian seseorang diperhadapkan pada dua pilihan yaitu call (harga akan naik) dan put (harga akan turun).

”Saya sendiri meyakini binary option bukan investasi, bukan trading, melainkan mengarah ke judi. Ada perbedaan antara investasi, trading dan judi,” ujar dia di Instagram resmi @rivan.kurniawan yang telah dikonfirmasi untuk dikutip.

Baca Juga :   Simak Rekomendasi Saham ADRO, PTBA. ITMG, HRUM Saat Harga Batubara Masih Membara

Rivan menambahkan, perbedaan tersebut dilihat misalkan dari kepemilikan aset, risiko dan rewardnya. Adapun perbedaan binary option dan saham antara lain:

1. Kepemilikan Aset

Binary option: tidak ada aset apapun yang dimiliki, hanya menebak arah grafik

Saham: kita membeli bagian kepemilikan atas suatu perusahaan

2.Mekanisme

Binary option: Di Binary ada namanya strategi satu menit. Jadi dalam waktu satu menit ke depan, kita harus menentukan posisi dari berbagai indikator yang ada

Saham: mau analisis seminggu, sebulan, juga tidak ada yang batasi. “Kita belum yakin, tidak usah beli dan jual juga tidak apa-apa,” tulis dia.

3. Legalitas Market

Binary option: “Di binary tidak link ke market manapun, jadi kita harus berhasil nebak dari market buatan broker yang bersangkutan ini,” jelasnya.

Saham: “Soal legalitas? Jangan ditanya lagi, kita bisa langsung datang ke Bursa Efek Indonesia, transaksi transparan dan bukti kepemilikan tercatat resmi di KSEI,” ujar Rivan.

4. Risk and Reward

Binary option: Rivan menyebutkan kalau tebakan benar, dapat 80 persen dari modal. Dia menuturkan, menggiurkan, tetapi sebaiknya dipikir dahulu. “Nanti dulu, karena kalau tebakan salah, modal kita hilang 100 persen, benar-benar gone,” kata dia.

5. Leverage

Binary option: Di binary option, Rivan menyebutkan ada nama teknik kompensasi. “Jadi kalau tebakan kamu salah, platform bakal kasih kamu “kesempatan”, tapi kompensasinya harus 2,5 kali lipat dari posisi sebelumnya. Kebayang tidak psikologisnya kalau lagi kalah,” kata dia.

Saham: “Bisa saja pakai fasiltias margin, tapi setiap posisi tidak harus 2,5 kali lipat juga (ini pun tetap tidak disarankan,” ujar dia.

 

 

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.