Berawal dari Garasi, Ini 5 Fakta Penting Perusahaan Software Adobe

Adobe merupakan salah satu perusahaan perangkat lunak yang sangat populer. Salah satu produknya, Adobe Photoshop merupakan perangkat lunak yang kini begitu populer sebagai platform paling banyak digunakan untuk mengedit gambar atau foto. Menariknya, perusahaan multinasional ini berawal dari sebuah garasi.

Dilansir dari berbagai sumber,  mengumpulkan sejumlah fakta penting terkait Adobe.

1. Pekerjaan sampingan dari seorang matmatikawan
Adobe awalnya merupakan kegiatan sampingan dari seorang matematikawan John Warnock. Pengembangannya pun awalnya tidak berjalan serius, karena ketika itu Warnock masih bekerja untuk Xerox dan Evans & Sutherland. Namun akhirnya, Warnock memilih untuk menekuni dan serius mengembangkan Adobe bersama koleganya, Charles Geschke sejak tahun 1982.

2. Dimulai dari garasi
Awal pengembangan Adobe pun sangat sederhana. Geschke dan Warnock memulai perusahaan ini dengan berlandaskan bahasa PostScript. Perusahaan dimulai di garasi rumah John Warnock. Sedangkan nama Adobe diambil dari sungai yang melintang di belakang rumah Warnock yaitu Sungai Adobe di Los Altos, California, Amerika Serikat (AS). Adobe merupakan kandungan yang ada di dalam sungai tersebut. Sedangkan logo awal Adobe adalah huruf ‘A’ yang dirancang oleh istri Warnock, Marva Warnock yang juga seorang ilustrator.

3. Coba dibeli Steve Jobs
Perjalanan Adobe memang cukup signifikan. Bahkan, Warnock dan Geschke sempat akan kehilangan Adobe. Pasalnya, inovator sekaligus pendiri Apple, Steve Jobs sempat akan membeli Adobe dengan nilai mencapai USD 5 juta. Jobs tak berhasil mengakuisisi Adobe karena Warnock dan Geschke sepakat menolak tawarannya. Namun, Warnock dan Geschke akhirnya sepakat untuk tetap menjalin kerja sama dengan menjual 19 persen saham Adobe ke Jobs.

4. IPO hingga akuisis kompetitor
Hanya dalam kurun waktu 4 tahun, Adobe akhirnya bisa melantai di pasa saham NASDAQ. Waktu tersebut sangatlah singkat bagi sebuah perusahaan untuk akhirnya melantai di bursa saham. Adobe resmi melantai pada 20 Agustus 1986 silam. Sejak saat itu, perusahaan ini terus melesat. Selain mengenalkan PostScript sebagai standar internasional percetakan komputer, Adobe juga akhirnya berhasil mengakuisisi kompetitornya, Macromedia, pada tahun 2005 silam.

5. Pengguna diperkirakan lebih dari 12 juta
Adobe sempat mengeklaim bahwa 90 persen pelaku kreatif di dunia menggunakan produknya. Klaim ini pun tampaknya benar karena pada tahun 2020 lalu, market share Adobe mencapai 14 persen. Sedangkan pengguna aktif Adobe diperkirakan saat ini lebih dari 12 juta di berbagai belahan dunia. Dengan bantuan 26 ribu karyawan, tak heran jika Adobe berhasil memiliki pendapatan hingga USD 15,78 miliar atau sekitar Rp236,4 triliun.

Selain memiliki kantor pusat di San Jose hingga New York City, Adobe jugaa memiliki kantor pengembangan di Bangalore dan Noida, India.

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.