Jenis Aplikasi yang Tidak Dibutuhkan di iPhone

Sebagai toko aplikasi resmi untuk perangkat Apple seperti iPhone, App Store menyimpan banyak aplikasi menarik dan berguna yang dapat meningkatkan pengalaman menggunakan iPhone.

Akan tetapi, tidak semua aplikasi di App Store layak untuk diunduh. Selain bisa mengancam keamanan dan privasi iPhone itu sendiri, beberapa di antaranya juga tak lebih dari sekadar “duplikat” dari fitur yang sejatinya telah ada di iPhone. Berikut ini beberapa jenis aplikasi yang tidak dibutuhkan di iPhone.

1. Aplikasi senter

Aplikasi senter merupakan salah satu jenis aplikasi yang wajib dihindari untuk diunduh dan digunakan karena risiko keamanan yang tinggi.

Lagipula, untuk apa menginstal aplikasi senter pihak ketiga jika setiap HP tak terkecuali iPhone, telah memiliki aplikasi atau fitursenternya sendiri?

Ada beberapa cara untuk mengakses fitur senter di iPhone, salah satunya adalah dengan swipe ke bawah dari pojok kanan atas untuk membuka Control Center lalu klik ikon senter. Selain itu, bisa juga dilakukan lewat Siri dengan perintah suara.

2. Aplikasi pembaca kode QR

Kode QR merupakan salah satu jenis barcode yang menyimpan informasi dan bisa diakses dengan mudah hanya dengan memindainya via HP.

Informasi yang dimuat dalam kode QR beragam mulai dari tautan sebuah situs maupun informasi kontak. Aplikasi pembaca kode QR tidak dibutuhkan di iPhone karena aplikasi kamera milik iPhone sendiri dapat memindai kode QR secara otomatis. Ketika terpindai, akan muncul notifikasi untuk membuka kode QR tersebut di Safari, maupun opsi lain seperti menyalin link dan membagikannya.

Baca Juga :   Aplikasi Penguat Sinyal Untuk Hp Android dan iPhone Paling Ampuh

3. Aplikasi pemindai dokumen

Scanner membantu pengguna untuk menjadikan dokumen fisik ke dalam format digital. Jika dulu scanner hadir dalam bentuk hardware, kini fitur scanner sudah bisa didapatkan melalui software yang mana dalam hal ini aplikasi.

Ada banyak aplikasi scanner atau pemindai dokumen terutama di iPhone. Namun, ada baiknya untuk tidak memasang aplikasi pemindai dokumen pihak ketiga, karena iPhone sendiri telah memiliki fitur pemindai dokumen. Caranya mudah, hanya dengan pergi ke aplikasi Notes atau Files lalu pilih Scan Documents.

4. Aplikasi tanda tangan

Dengan segala jenis dokumen yang kini mulai beralih ke format digital, tak heran jika tanda tangan virtual atau digital menjadi sesuatu yang umum. Sama seperti fitur memindai kode QR dan dokumen, iPhone juga telah dibekali dengan fitur untuk tanda tangan di dokumen.

Untuk menandatangani dokumen digital di iPhone, pengguna hanya tekan dan tahan dokumen yang diinginkan, pilih Markup lalu klik Add di pojok kanan bawah. Jika sudah tinggal pilih Signature, buat tanda tangan lalu letakkan di posisi yang disediakan.

5. Aplikasi pengelola password

Aplikasi pengelola password menjadi solusi terbaik untuk mereka yang sering lupa password dan ingin dengan mudah login ke situs atau aplikasi tertentu. Alih-alih semua password, pengguna hanya perlu mengingat “password utama” untuk mengakses semua password yang telah disimpan.

iPhone telah dilengkapi dengan fitur ini lewat iCloud Keychain yang akan menyimpan semua password dan data sensitif milik pengguna. Kerennya lagi, password yang tersimpan itu juga bisa diakses di perangkat Apple lainnya seperti iPad dan Mac.

6. Aplikasi otomatis

Sama seperti aplikasi pengelola password, kecuali pengguna merupakan tipikal “power user”, tidak begitu dibutuhkan aplikasi otomatis seperti IFTTT atau Zappier. Kalaupun butuh, iPhone telah memiliki aplikasi untuk fitur otomatis serupa, yaitu Shortcut.

Baca Juga :   Apple Kembangkan Touch Screen iPhone yang Bisa Dipakai Saat Tangan Basah

Aplikasi tersebut memungkinkan pengguna untuk mengotomatiskan berbagai hal di iPhone. Misalnya, pengguna bisa membuat shortcut yang akan mengirim pesan secara otomatis ke kontak tertentu atau otomatis memutar lagu ketika sedang mengisi daya.

7. Aplikasi penghemat baterai

Dengan iPhone yang sering disebut sebagai HP boros baterai, tak heran jika kemudian banyak pengguna yang menjajal aplikasi penghemat baterai pihak ketiga yang menjanjikan daya tahan baterai lebih awet dan informasi terperinci terkait baterai. Akan tetapi, sebagian besar aplikasi semacam itu tak lebih dari sekadar “gimmick” yang bahkan dapat membuat daya tahan baterai lebih boros.

iPhone tidak memerlukan aplikasi penghemat baterai dan kalaupun butuh, ada opsi LowPower Mode yang bisa diaktifkan untuk menghemat baterai.

Itulah tadi ulasan mengenai beberapa jenis aplikasi yang tidak dibutuhkan iPhone. Ada jenis aplikasi lain yang menurutmu juga tidak begitu diperlukan iPhone?

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.