KB Bukopin Sediakan Solusi Investasi Bagi Nasabah

Tingginya minat masyarakat terhadap reksadana ditunjukkan oleh jumlah investor yang terus meningkat. Menurut data Infovesta (Pusat Informasi Reksa Dana, Obligasi, Saham, Indeks, dan Riset Investasi), saat ini ada 6,8 juta investor reksadana dengan total dana kelolaan di atas Rp550 Triliun. Jumlah investor ini naik 115% dibandingkan akhir tahun 2020, yaitu hanya 3,1 juta.

Salah satu alasan reksadana makin diminati masyrakat adakah karena kinerja yang menguntungkan nasabah. Sepanjang tahun 2021, rata-rata performa reksadana pendapatan tetap naik 3,6%, disusul kinerja rata-rata reksadana pasar uang 3,2% dan reksadana campuran di 2,6%.

“Investasi pada instrumen berbasis saham juga masih cukup menarik mengingat tingkat suku bunga yang rendah seharusnya secara tidak langsung menopang kinerja investasi dalam hal ini khususnya reksadana saham karena pelaku bisnis dimudahkan dengan tingkat bunga hutang yang lebih rendah (suku bunga acuan Bank Indonesia). Kami berupaya untuk mengelola potensi tersebut menjadi sumber keuntungan bagi KB Bukopin” kata Wakil Direktur Utama Bank KB Bukopin, Robby Mondong dalam siaran persnya.

Melihat tingginya minat masyarakat terhadap instrumen reksadana, KB Bukopin (KBB) menjalin kerja sama strategis dengan Valbury Capital Management (VCM) setelah sebelumnya KBB berkolaborasi dengan induk perusahaan KB Valbury Sekuritas pada hari yang sama.

“Melalui nota kesepahaman ini, nasabah Bank KB Bukopin akan mempunyai pilihan untuk mendapatkan manajer investasi yang tepat dalam memberikan solusi investasi keuangannya,” ujarnya.

Nota kesepahaman tersebut akan segera didetailkan menjadi rencana kerjasama setiap layanan terkait mekanisme kerja manajer investasi yang sesuai dengan peraturan OJK No. 39/POJK.04/2014 Tahun 2014 tentang Agen Penjual Efek Reksa Dana. Bank KB Bukopin telah memiliki Ijin sebagai Agen Penjual Reksa Dana dan telah memiliki pengalaman Kerjasama dengan perusahaan Aset Manajemen.

Bank KB Bukopin akan ikut membantu Valbury Capital Management sehingga keduanya dapat tumbuh bersama melalui komunikasi dengan afiliasi dan cabang. PT Valbury Capital Management didirikan tahun 2012. Perseoran merupakan anak usaha sekaligus hasil pemisahan dari PT KB Valbury Sekuritas dengan total saham yang dimiliki sebanyak 79,00%.

PT KB Valbury Sekuritas sendiri didirikan tanggal 22 Februari 2000 dan mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2000. Saat ini pemegang saham PT KB Valbury Sekuritas dimiliki mayoritas oleh KB Securities Co., Ltd. sebesar 65%.

Investasi Properti di Karawang Berpeluang Kian Semarak

Kawasan Karawang, Jawa Barat, berpotensi untuk berkembang seiring dengan pembangunan infrastruktur dan properti. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang optimistis investasi di Karawang kian semarak lantaran Posisi Karawang yang strategis diantara ibukota DKI Jakarta, ibukota Provinsi Jawa Barat, dan Cirebon.

Asip Suhendar, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Karawang mengatakan pertumbuhan sektor industri akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan Karawang. “Terdapat beberapa Proyek Strategis Nasional di Karawang tentu akan berpengaruh terhadap perkembangan wilayah Karawang sehingga Karawang akan lebih berkembang dan menjadi hinterland Jakarta di masa mendatang,” ujar Asip saat dihubungi SWA Online di Jakarta.

Pemkab Karawang, lanjut Asip, memprioritaskan pembangunan strategis yang diproyeksikan menjadi Central Business District. Misalnya Kawasan Jalan Tarumanegara diarahkan menjadi Central Business District Karawang sehingga ketentuan pemanfaatan ruang di kawasan tersebut harus memperhatikan keindahan dan keserasian fasad bangunan.

Bappeda mempertimbangkan pembangunan infrastruktur wilayah dapat menguntungkan pelaku industri, semisal sektor properti. “Ketersediaan dan kelengkapan infrastruktur suatu daerah menjadi nilai jual bagi daerah tersebut, yang tentunya akan berdampak positif terhadap pelaku usaha,” ucap Asip.

Pembangunan infrastruktur prioritas yang lainnya terus dibenahi. Pembangunan infrastruktur Karawang pada tahun anggaran 2022 ini antara lain akan dilaksanakan untuk rekonstruksi jalan interchange Karawang Barat, Karawang Timur, jembatan Rumambe, jalan Pinayungan-Curug serta membenahi pelayanan di RSUD dan RSKP, dan membangung Puskesmas Dengan Tempat Perawatan (DTP) sebagai upaya pemerataan penyediaan sarana kesehatan.

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.