Tips Aman Menggunakan PIN Saat Transaksi Digital

Layanan perbankan online atau mobile banking, disingkat M-Banking, menawarkan kemudahan, kecepatan, dan kenyamanan dalam transaksi digital.

Namun, melakukan transaksi secara online ternyata berisiko. Data pengguna seperti username dan PIN dapat dibobol menggunakan metode phishing, vishing, dan skimming.

Tips Aman Saat Transaksi di M-Banking
PIN atau Personal Identification Number merupakan sederet angka rahasia yang digunakan untuk melakukan verifikasi saat mengakses akun atau melakukan transaksi saat menggunakan M-Banking. Akses akun nasabah atau transaksi tidak dapat dilakukan tanpa menggunakan PIN. Karena sangat rahasia, PIN tidak diperkenankan diberikan kepada orang lain yang tidak dipercaya. Penyedia layanan M-banking biasanya menggunakan sistem keamanan berlapis untuk menjamin keamanan.

Kendati begitu, para penjahat siber juga terus berupaya menemukan metode terbaru untuk membobol sistem keamanan tersebut. Karenanya, kehati-hatian tetaplah diperlukan saat menggunakan M-Banking untuk bertransaksi secara digital. Salah satu kiat aman menggunakan PIN saat transaksi online adalah membuat kata sandi yang rumit. Disarankan untuk menggunakan nomor acak yang tidak mudah ditebak oleh siapa pun.

Selain itu, mengutip laman bankmandiri.co.id, saat membuat PIN, hindari menggunakan kombinasi angka dari tanggal-tanggal penting, nomor berurutan, nomor rumah atau nomor cantik yang dapat dengan mudah ditebak orang lain. Gunakan sedikitnya 8 karakter dengan kombinasi angka, huruf kecil dan kapital, serta karakter spesial atau tanda baca. Untuk mencegah pengguna membuat password yang mudah ditebak, sistem keamanan M-Banking biasanya mengharuskan mereka membuat kombinasi karakter tersebut.

Untuk menghindari phishing, vishing, dan skimming, sebaiknya ganti PIN setidaknya tiap tiga bulan sekali. Juga hindari penggunaan kata sandi yang pernah digunakan sebelumnya. Mengganti PIN secara berkala dapat mencegah akun M-Banking dibobol. Selain itu, selalu jaga kerahasiaan PIN, kepada siapa pun, baik kepada teman dekat maupun kepada petugas bank.

Baca Juga :   Deretan Manfaat NFC di Smartphone, Lebih Mudah Tukar Data dan Transaksi Digital

Selain kiat di atas, penting juga menghindari beberapa hal saat melakukan transaksi secara online agar terhindar dari phishing, vishing, dan skimming. Melansir Times of India, berikut hal-hal yang perlu dihindari saat melakukan transaksi online, yaitu menyimpan catatan PIN di ponsel, atau di tempat yang mudah diketahui orang lain.

Juga hindari menyuruh orang lain untuk transaksi digital dengan menggunakan akun dan PIN M-Banking, menggunakan koneksi Wi-Fi publik, membagikan informasi perbankan atau apa pun di media sosial. Dan menautkan nomor ponsel dan ID email yang biasa digunakan dengan rekening bank.

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.